Bismillahirrahmanirrohim

Gammu merupakan sebuah aplikasi SMS Gateway yang sangat powerfull untuk melakukan tugas pengiriman dan penerimaan SMS. Pada tutorial kali ini, saya akan membahas mengenai cara setting SMS Engine pada gammu. Baiklah sebelum kita mulai, sobatNet harus punya tools yang akan kita gunakan dalam tutorial ini. OK, sudah pada tau gammu kan. Kalau belum tau, tidak masalah, sobatNet tetep bisa mengikuti tutorial ini.

OK, singkat cerita gammu merupakan sebuah aplikasi yang berfungsi untuk mengirim dan menerima SMS melalui sebuah atau beberapa modem yang terkoneksi pada PC. Nah, agar gammu dapat bekerja dengan baik sebagai SMS Engine, konfigurasi perlu dilakukan. Tujuan konfigurasi dilakukan jelas agar gammu dapat mengenali dengan baik modem yang akan digunakan sebagai SMS Gateway(modem yang digunakan untuk sms).

Silahkan sobatNet download gammu versi terbaru disini.

Setelah gammu selesai didownload, extractlah paket tersebut. Distribusi gammu terdiri dari 4 buah folder yaitu bin, include, lib, share. Agar SMS Engine gammu dapat berjalan sebagaimana mestinya dibutuhkan sebuah database server baik itu mysql, pgsql ataupun sqlite. Dalam distribusi gammu, telah disertakan struktur tabel dalam bentuk file SQL yang dibutuhkan oleh gammu, sobatNet tinggal mengimport saja file SQL tersebut ke dalam database. Untuk bagian import database ini, saya tidak akan membahas terlalu detail, saya kira sobatNet juga sudah familiar dengan import database.

Baiklah, langkah selanjutnya sebelum SMS Engine Gammu dapat berjalan adalah dengan melakukan konfigurasi. Ini adalah bagian paling penting. Untuk melakukan konfigurasi, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Buat sebuah file pada folder bin, misal: smsdrc (nama file bebas)
  2. Isikan file tersebut dengan kode berikut:

    [sourcecode language=”javascript”]
    [gammu]
    port = com5:
    connection = at115200
    synchronizetime = no
    logfile = gammu.log
    logformat = textall

    [smsd]
    commtimeout = 15
    sendtimeout = 15
    PIN = 1234
    debuglevel = 2
    logfile = smsd.log
    service = SQL
    driver = native_mysql
    user = root
    password = root
    pc = localhost:3311
    Database = smsd
    deliveryreport = sms
    deliveryreportdelay = 10
    [/sourcecode]

  3. Pada konfigurasi diatas, yang harus diperhatikan adalah
    port: nama port dimana modem terinstall,
    connection: baud rate yang disupport modem,
    driver: driver database yang sobatNet gunakan,
    user: database user,
    password: database password,
    pc: database host
    Database: nama database
Catatan: Database yang diisi adalah database berisi table-table gammu yang telah diimport sebelumnya.

OK, sekarang muncul sebuah pertanyaan besar. Bagaimana cara mengetahui port dan baud rate modem? Bagaimana? Ada yang tau? Mari kita lanjutkan tutorial ini. Untuk mengetahui port modem sobatNet, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka Device Manager dengan cara klik Start->Run, lalu ketikan devmgmt.msc lalu Enter. Akan muncul window device manager berikut:

    Window Device Manager

    Window Device Manager

  2. Di bagian modem, carilah modem yang sobatNet pakai, dalam tutorial ini saya menggunakan modem ZTE. Klik kanan pada Nama modem, lalu pilih properties. Maka akan muncul window berikut:

    Modem properties

    Modem properties

  3. Lalu pilih tab modem, maka akan terlihat port modem. Pada gambar diatas port modem, saya beri kotak berwarna biru, yaotu COM5. Maka isi port pada file konfigurasi di atas dengan COM5: atau cukup dengan COM5. Keduanya boleh.
Mudah kan? Langkah selanjutnya adalah menentukan baud rate modem sobatNet. Konfigurasi baudrate bisa berbeda-beda untuk beberapa merk modem. Untuk lebih jelasnya mengenai konfigurasi baudrate ini, sobatNet dapat melihat file Daftar connection atau baudrate beberapa modem. Jika telah mendapatkan baudrate untuk modem sobatNet, isikan pada kofigurasi di atas di bagian connection. Ingat sekali lagi di bagian connection.

OK, sejauh ini konfigurasi telah selesai dilakukan, tinggal mengetes konfigurasi, apakah sudah benar atau belum. Jalankan perintah berikut(jangan lupa untuk mengubah direktori ke direktori gammu/bin):

[sourcecode language=”javascript”]
gammu -c smsdrc –identify
[/sourcecode]

Catatan: smsdrc pada perintah diatas adalah nama file konfigurasi yang telah dibuat, jadi harap disesuaikan dengan nama file yang telah sobatNet buat (jika berbeda).
Jika konfigurasi berhasil maka akan didapat output berikut:

Identify modem using gammu

Identify modem using gammu

Selamat konfigurasi berhasil 😀

Baiklah langkah selanjutnya adalah menjalankan SMS Engine atau SMS Daemon, ketikan perintah berikut pada konsol:

[sourcecode language=”javascript”]
gammu-smsd -c smsdrc
[/sourcecode]

Setelah dijalankan perintah diatas, jika sukses maka tidak akan ada output macam-macam. Perhatikan gambar berikut:

Menjalankan gammu-smsd

Menjalankan gammu-smsd

File gammu-smsd berjalan di background sekarang. Nah pada folder gammu/bin akan terbuat sebuah file smsd.log yang merupakan log aktifitas dari gammu-smsd.

Jika sudah selesai pada tahap ini, maka sms engine telah berjalan, cobalah sobatNet kirim sms ke no modem, maka pada sms tersebut akan tersimpan dalam database pada table inbox.

OK mungkin sampai disini dulu tutorial mengenai cara setting sms engine gammu. InsyaAllah akan kita lanjutkan dengan tutorial bagaimana cara mengirim sms pada gammu


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder